• Jumat, 30 September 2022

Perang Rusia vs Ukraina Makin Memanas, Putin Kirim 300.000 Tentara Wajib Militer

- Kamis, 22 September 2022 | 15:40 WIB
Tentara Republik Rakyat Lugansk terlihat di kota Rubezhnoye yang dikendalikan oleh Republik Rakyat Lugansk. Angkatan Bersenjata Rusia melakukan operasi militer khusus di Ukraina sebagai tanggapan atas permintaan dari para pemimpin Republik Rakyat Donetsk dan Republik Lugansk (Alexander Reka)
Tentara Republik Rakyat Lugansk terlihat di kota Rubezhnoye yang dikendalikan oleh Republik Rakyat Lugansk. Angkatan Bersenjata Rusia melakukan operasi militer khusus di Ukraina sebagai tanggapan atas permintaan dari para pemimpin Republik Rakyat Donetsk dan Republik Lugansk (Alexander Reka)

Space Media | Presiden Rusia Vladimir Putin menggaungkan mobilisasi parsial untuk mendukung tentara yang sedang melakukan operasi khusus di Ukraina.

Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan sudah berhasil mengumpulkan 300.000 tentara cadangan dan wajib militer untuk di mobilisasi parsial guna membantu pasukan di perang Ukraina.

Ini adalah mobilisasi pertama Rusia sejak Perang Dunia II dan perang Soviet-Afghanistan. Mobilisasi Parsial ini hanya akan mengajak tentara cadangan, wajib militer yang memiliki pengalaman militer.

Baca Juga: Spesifikasi Honda CBR 250RR 2022, Harga Mulai Rp 60 Jutaan

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia Shoigu, ini berarti akan membuat sekitar 300.000 tentara cadangan yang akan dikirim ke Ukraina. Menurut Shoigu, ada 25 Juta orang Rusia yang memenuhi syarat untuk ikut Mobilisasi Parsial akan tetapi hanya 1 persen saja yang berhak untuk ikut Mobilisasi.

Alasan Mobilisasi Parsial ini adalah, menurut data Kementerian Pertahanan Rusia sekitar 5.397 tentara Rusia tewas sejak invasi ke Ukraina, maka untuk mendukung tentara yang bertahan Mobilisasi Parsial dilakukan.

Baca Juga: Google Klarifikasi Mengenai Dugaan Monopoli di Indonesia

Klaim berbeda datang dari Amerika Serikat pada Agustus menyebutkan bahwa pihaknya yakin antara 70.000-80.000 personel Rusia terluka. Pada Juli 2022 diperkirakan korban tewas Rusia sekitar 15.000.

Shoigu membantah klaim dari Kyiv dan Barat bahwa Rusia menderita jumlah korban besar. Menurutnya, 90 persen tentara Rusia yang terluka sudah dirawat sembuh dan kembali ke garis depan.***

Halaman:

Editor: Daniel Dwi Adrian

Sumber: TASS Russia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Google Klarifikasi Mengenai Dugaan Monopoli di Indonesia

Sabtu, 17 September 2022 | 21:46 WIB

Spesifikasi dan Harga Vivo V25 5G Terbaru

Kamis, 15 September 2022 | 13:25 WIB

Oppo Find X6 Dipersiapkan Dengan Snapdragon 8 Gen 2

Kamis, 15 September 2022 | 11:30 WIB

Sony Merilis Xperia 1 IV Gaming Edition.

Selasa, 13 September 2022 | 16:00 WIB

Instagram Akan Menghadirkan Fitur ‘Repost’

Senin, 12 September 2022 | 17:03 WIB

iPhone 15 Pro Max Akan Disebut Sebagai iPhone 15 Ultra ?

Senin, 12 September 2022 | 13:42 WIB
X